Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, itu membimbing pria tersebut secara online (daring) membacakan dua kalimat syahadat. Sebelumnya, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak mempunyai agama alias ateis.
“Nah seperti apa? Saya akan videocall-an dengan beliaunya. Insyaallah akan saya bimbing secara online untuk masuk Islam dan beliau tidak punya agama sebelumnya, menurut WA kepada saya,”tandasnya.
Membaca dua kalimat syahadat merupakan tanda keimanan seseorang. Hal tersebut juga bisa dikatakan sebagai gerbang untuk memenuhi fitrah manusia yakni untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Pembacaan dua kalimat syahadat tersebut berlokasi disebuah tempat makan dan disaksikan beberapa orang lainnya.
(Fahmi Firdaus )