"Saya sempat bercengkrama dan berbicara ringan dengan beliau sebelum menaiki mimbar, kebetulan saya ada di sebelah beliau duduk," kata dia.
Wafatnya ustadz itu, membuat banyak jamaah bertangisan ketika ramai mengantarkan jenazah almarhum ke rumah kediamannya di daerah Tilatang Kamang.
Ustadz Marnis dikenal sebagai ulama bersahaja dan aktif membantu sesama.
Sang ustadz juga memiliki pondok tahfiz Al Quran di Namuang, Koto Tangah.
(Khafid Mardiyansyah)