Saat ditembaki, Evi mengaku sempat melakukan perlawanan guna melindungi. "Saat ditembak saya refleks melawan, terus keluar sambil mengambil kunci mobil. Nah saat saya keluar, ke 4 penumpang itu juga keluar tapi langsung lari ke hutan," ujarnya.
Beruntung mobil yang dikendarainya itu tidak berhasil dibawa oleh para komplotan begal itu, dan Evi hanya mendapatkan luka ringan dari 10 tembakan airsoft gun itu.
"Alhamdulilah para pelaku langsung lari, mobil aman dan saya juga Alhamdulilah cuma luka ringan saja," pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cileles Bripka Nono Maryono membenarkan terjadinya pembegalan terhadap seorang sopir taksi online tersebut.
Menurutnya, kasus pembegalan terhadap sopir taksi online itu sudah ditangani Satreskrim Polres Lebak. "Iya benar, kasusnya sudah ditangani Polres. Silahkan konfimasi saja ke Satreskrim Polres Lebak," ujar Nono Maryono, Kamis (20/5/2021).
(Khafid Mardiyansyah)