Bus Rombongan Peziarah Lolos Penyekatan, Dua Orang Reaktif Covid-19

Muzakir, Jurnalis
Jum'at 21 Mei 2021 09:38 WIB
Rombongan peziarah diswab antigen (Foto : iNews)
Share :

LOMBOK BARAT - Sebuah bus yang mengangkut para peziarah, berhasil lolos penyekatan aparat kepolisian. Bus pariwisata asal Pemalang, Jawa Tengah, yang mengangkut 39 penumpang wisata religi itu terjaring penyekatan di depan Kantor Camat Batulayar untuk selanjutnya dites swab antigen Covid-19.

Hingga pukul 16.00 Wita, hasil rapid antigen yang dilakukan petugas kesehatan terhadap penumpang bus tersebut, dua di antaranya ditemukan positif.

"Kita telah menemukam satu unit bus pariwisata yang membawa 39 penumpang, di antaranya ada dua orang yang ditemukan positif rapid antigen" ujar Kompol Bowo Tri Handoko, Kapolsek Sengigi (21/05/2021).

Para penumpang bus yang datang ke Lombok Barat dengan tujuan untuk wisata religi di makam Batulayar itu membawa surat keterangan hasil rapid antigen namun sudah berakhir pada 18 Mei 2021.

"Jadi sudah lewat dua hari, makanya setelah kita cek (rapid antigen) ternyata ada yang positif," kata kapolsek

Kenapa bus tersebut bisa lolos dari pos penyekatan pertama yang ada di simpang Tiga Montong? Dirinya menuturkan kemungkinan, mereka melintas saat sedang ada pergantian shift antar anggota.

"Ini lah makanya penyekatan berkali-kali, mungkin waktu lewat saat sedang pergantian shift" tuturnya.

Sehingga bus yang baru tiba di Lombok pagi tadi itu pun, terpaksa harus diarahkan untuk putar balik. Dan tidak bisa melanjutkan agenda wisata religinya.

Baca Juga : 5 Fakta Jokowi Sindir Pejabat Daerah Tak Tahu Data Covid-19, Sungguh Menohok

Sementara itu, Kabid P3KL Dikes Lobar, dr. Ahmad Taufik Fathoni menyebut saat ini penumpang yang ditemukan positif sedang dicarikan tempat untuk isolasi mandiri. Lantaran kondisi ruang isolasi di rumah sakit Lobar yang tidak memungkinkan. Dan diutamakan untuk pasien komorbid.

"Dari yang dua ini wajib tidak boleh keluar dari Lombok, tapi untuk yang sisanya itu mau keluar dari Lombok silahkan. Karena sudah rapid antigen dan hasilnya negatif," ujarnya.

"Untuk yang positif ini, karena mereka dari luar maka otomatis harus kami carikan tempat untuk isolasi mandiri. Nanti akan kita coba arahkan ke klinik assyifa yang ada di hotel puri bunga," bebernya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya