Mitos "Buto Ijo" Tak Ada Kaitan dengan Gerhana Bulan Total, Ini Penjelasannya

Ali Masduki, Jurnalis
Kamis 27 Mei 2021 05:20 WIB
Gerhana Bulan Total (Foto: Carlos Fajarta)
Share :

Fenomena Super Blood Moon terjadi di langit Indonesia pada Rabu (26/5/2021) ini sekaligus dimanfaatkan oleh Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) sebagai Pekan Astronomi. UMSurabaya melakukan pengamatan gerhana bulan hingga pengukuran arah kiblat dengan menggunakan matahari.

Pengamatan gerhana bulan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2021 pukul 17.30 sampai selesai di Rooftop Gedung At-Tauhid Tower lantai 4 UMSurabaya. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan bantuan teleskop. Meskipun dapat dilihat dengan mata, namun alat bantu berupa teleskop disiapkan agar dapat melihat bentuk bulan dengan lebih jelas.

Dalam agenda tersebut, selain melakukan pengamatan gerhana dengan menggunakan peralatan seperti teleskop, kamera DSLR, juga dilakukan rangkaian shalat gerhana serta edukasi astronomi. Materi yang didapatkan antara lain berupa pembelajaran fase gerhana serta seni memotret keindahan langit.

Dosen dan mahasiswa hadir ke kampus dengan protokol kesehatan yang ketat, sedangkan sisanya wajib mengikuti dari rumah melalui berbagai channel yang disediakan baik melalui Zoom, Youtube maupun Live Instagram @umsurabaya.

Pengukuran dilakukan tanggal 27 dan 28 Mei pukul 16.18 WIB. Pada jam tersebut, matahari berada tepat di atas ka’bah. Karenanya, bayangan dari benda di seluruh permukaan bumi yang tersinari cahya matahari akan membelakangi arah kiblat. Untuk mengukurnya hanya memerlukan alat sederhana, yakni benda yang berdiri tegak lurus, serta spidol sebagai penanda arah.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya