5.Diduga Pekerja Seks Komersial
Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga dibunuh teman kencannya. Polisi menduga korban adalah pekerja seks komersial yang dibunuh oleh teman kencannya. "Diduga demikian," kata Teuku Arsya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dan pelaku berkenalan lewat aplikasi chatting dan janjian bertemu di kamar hotel tersebut. Namun, setelah berhubungan seks, korban justru dihabisi. Pelaku pun langsung kabur dan turut membawa ponsel hingga uang tunai korban.
6.Pelaku Teman Kencan Korban Berprofesi Sekuruti
Polisi akhirnya menangkap AA (22) sekuriti salah satu bank di Jakarta yang membunuh korban IWA. AA mengaku baru pertama kali membunuh orang. Ia melakukan perbuatan keji itu lantaran ingin menggasak barang korban untuk bermain judi online dan mencukupi kebutuhan hidup.
"Buat saya main judi dan kebutuhan," kata AA saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Minggu (30/5/2021).
AA mengaku telah menghubungi sejumlah perempuan yang menawarkan jasa open BO via aplikasi MiChat. Namun dari semua yang ia hubungi, hanya ada satu orang saja yang bersedia dibayar setelah main atau tidak bayar di muka.
"Kesepakatannya Rp500 ribu. Lalu korban menanyakan (uangnya), saya tunjukin uangnya saya tarik 50, 50, tapi padahal tidak sesuai Rp500 ribu. Mungkin dia kira ada Rp500 ribu, kemudian saya main," ucap AA.
(Sazili Mustofa)