COVAX adalah mekanisme Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk memastikan negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah mendapat akses ke vaksin.
Pertemuan puncak virtual hari Rabu, yang diselenggarakan oleh Jepang dan Aliansi Vaksin, Gavi, mendapat tambahan dana USD2,4 miliar untuk COVAX, sehingga jumlahnya menjadi hampir USD9,6 miliar. AS berperan serta tetapi tidak mengumumkan sumbangan tambahan.
Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan AS telah menyumbang USD2 miliar kepada GAVI untuk COVAX, dan pihaknya berjanji memberi tambahan USD2 miliar hingga 2022.
Pemerintah juga mempertimbangkan akan mengirim dosis-dosis vaksin ke masing-masing negara. Banyak negara yang meminta, termasuk Korea Selatan (Korsel), Bangladesh, dan Vietnam. Gedung Putih belum menanggapi.
(Susi Susanti)