Misteri Pesantren Sunan Bonang yang Lenyap Tak Berbekas

Doddy Handoko , Jurnalis
Sabtu 05 Juni 2021 18:26 WIB
Misteri Pesantren Sunan Bonang yang lenyap (Foto: Doddy Handoko)
Share :

BABAD Tanah Jawi menceritakan bahwa setelah Sunan Bonang mengundurkan diri dari kedudukannya di Masjid Demak, dia berjalan menyisir pantai ke arah timur. Tujuannya ialah pulang ke kampung halamannya di Tuban, Jawa Timur

Ketika dia tiba di Desa Bonang, Lasem, niatnya kembali ke Tuban berubah. Dia merasa terenyuh melihat keadaan penduduk desa yang miskin dan kekurangan sumber air.

Kebetulan dia memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk menolong penduduk. Dia tahu tanda-tanda tanah yang mengandung sumber air.

Baca Juga:  Bekas Dahi dan Tapak Kaki di Batu Pasujudan Sunan Bonang yang Misterius

Dalam beberapa hari saja beberapa sumur digali di Bonang dan penduduk tidak lagi kekurangan sumber air.

"Sumur buatan Sunan Bonang masih dapat ditemui sampai sekarang," ujar penggiat sejarah Lasem, Abdullah Hamid

Sejak itu, Sunan Bonang memutuskan untuk tinggal di Bonang dan mendirikan pesujudan di Watu Layar.

Kabar bahwa Sunan Bonang mendirikan pesujudan terdengar di seluruh pulau Jawa. Murid-murid nya segera berdatangan. Kemudian dibangun sebuah pedepokan yang dilengkapi pentas pertunjukan wayang. Pedepokan ini berfungsi sebagai pesantren.

Selain berkebun dan bertani, Sunang Bonang dan santri-santrinya mengembangkan usaha kerajinan dan pertukangan. Para santri juga menangkap ikan dan udang kecil yang kemudian diolah menjadi terasi.

"Sampai sekarang terasi Bonang masih dijual penduduk Bonang," katanya.

Baca Juga:  Kisah Sunan Bonang Temukan Kitab Sultan Minangkabau yang Tenggelam di Laut

Sampai kini masyarakat sampai masih bertanya-tanya tentang keberadaan pesantren Bonang yang lenyap tak berbekas.

Di sekitar pasujudan Sunan Bonang ditemukan reruntuhan batu gunung dan batu bata merah yang biasa dibuat untuk candi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya