Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Benarkah Nama Indonesia Terdiri dari 9 Huruf yang Merujuk pada Walisongo?

Niken Wulandari , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |04:10 WIB
Benarkah Nama Indonesia Terdiri dari 9 Huruf yang Merujuk pada Walisongo?
Peta Indonesia (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Benarkah nama Indonesia terdiri dari sembilan huruf yang merujuk pada Walisongo? Klaim ini beredar karena kata “Indonesia” memiliki sembilan huruf, sama dengan jumlah Walisongo yang dikenal dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa.

Klaim tersebut bahkan disertai daftar nama yang disebut-sebut sebagai kepanjangan dari setiap huruf dalam kata “Indonesia”. Namun, benarkah nama Indonesia berasal dari akronim para Walisongo?

Berikut daftar nama yang beredar dalam klaim tersebut:

- I: Ibrahim Malik (Sunan Gresik)
- N: Nawai Macdhum (Sunan Bonang)
- D: Dorojatun R Khosim (Sunan Drajat)
- O: Oesman R Djafar Sodiq (Sunan Kudus)
- N: Ngampel R Rahmat (Sunan Ampel)
- E: Eka Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)
- S: Syaid Umar (Sunan Muria)
- I: Isyhaq Ainul Yaqin (Sunan Giri)
- A: Aburahman R Syahid (Sunan Kalijaga)

Lantas, bagaimana sebenarnya asal-usul nama Indonesia?

Dilansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), informasi yang menyebut nama Indonesia merupakan akronim dari nama-nama Walisongo adalah hoaks atau tidak benar.

Mengutip buku The Idea of Indonesia: A History karya R.E. Elson, istilah “Indonesia” pertama kali muncul pada 1850 dalam bentuk “Indu-nesians”. Istilah tersebut diperkenalkan oleh George Samuel Windsor Earl, seorang pelancong dan pengamat sosial asal Inggris.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement