Menurut dia, Jabar memiliki potensi investasi yang besar dari berbagai sektor, terutama proyek pada kawasan industri, pembangunan infrastruktur, serta upaya-upaya untuk peningkatan sektor industri melalui pengembangan Roadmap Making Indonesia 4.0.
"Kami berharap, pertemuan ini dapat mendorong para investor Eropa untuk melakukan investasi di Indonesia. Selain berinvestasi di Jawa Barat, kami juga ingin memperluas peluang untuk melakukan ekspor ke Eropa. Oleh karena itu, kami juga berharap, para pelaku bisnis dapat membuka wawasan bagaimana kita dapat meningkatkan ekspor perdagangan yang sangat potensial," katanya.
Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket mengatakan, Uni Eropa sangat mendukung Indonesia dalam upaya meningkatkan perdagangan dan investasi, khususnya di Jabar.
"Kami menyambut baik kembalinya investasi asing langsung di Indonesia baru-baru ini, antara lain dari sektor otomotif dan manufaktur, elektronik dan mesin termasuk yang berasal dari Uni Eropa," ujarnya.
Baca Juga: Usai Sholat Subuh Jamaah, Ridwan Kamil-Anies Bahas soal Pangan dan Pertanian