JAKARTA - Polisi tengah menyelidiki meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong, dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar pada Rabu (9/6/2021). Hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan kejanggalan atas meninggalnya Helmud.
"Kejanggalan engggak kelihatan, sementara ini," kata Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Nana Sudjana saat dihubungi melalui telepon, Minggu (13/6/2021).
Polisi masih belum menemukan bukti atas prasangka yang berseliweran di masyarakat. Nana mengatakan, pihak kepolisian sudah sempat memeriksa ajudan Helmud Hontong yang turut ikut dalam penerbangan Denpasar-Makassar saat kejadian.
Hasil pemeriksaan, ajudan menyebut Helmud sempat mengeluarkan darah dari hidung sebelum meninggal. "Jadi begitu sakit, ajudannya mamanggillah ya, panggil pramugari," katanya.
Selain itu, pihaknya menyatakan bakal melakukan upaya autopsi. Pihaknya telah mengirimkan tim penyelidik ke wilayah Sangihe untuk mendapat restu dari keluarga terkait proses tersebut.
"Masalah autopsi, memang ada penolakan dari masyarakat dan keluarga. Jadi ini, tetap kami upayakan dilakukan pendekatan, biar semuanya jelaslah," katanya.
Hal itu dilakukan guna membuat terang dan jelas mengenai peristiwa yang terjadi sehingga tak ada asumsi liar di masyarakat.