"Bukan lama evakuasi, emang untuk tim pemulasaran hanya satu. Jadi saat kita ajukan jadi kaya antre karena menunggu yang lain. Jenazah Covid-19 banyak jadi memang terbatas," ujarnya.
Menurut Ghulam jika pada peristiwa tersebut, jenazah asal Papango kemarin mendapat urutan kedelapan sehingga harus menunggu giliran evakuasi.
Baca Juga : Penyekatan di Jalan Asia-Afrika, Banyak Pengendara Bingung Jalan Ditutup
"Kita sebelumnya sudah tutupi, memang lama kita lampirkan mereka dari dinas terkait gilirannya kedelapan. Jadi kita menunggu mereka bolak-balik karena prosedurnya seperti itu," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)