Rentan Terpapar Covid-19, POGI Sarankan Ibu Hamil Diberi Vaksin Sinovac

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 27 Juni 2021 10:33 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

Dia berharap, pemerintah segera meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 pada seluruh masyarakat Indonesia, terutama pada keluarga inti di mana salah satu anggota keluarganya sedang hamil, dan melindungi tenaga kesehatan yang sedang hamil dengan cara mengatur pembagian grup dan jam kerja serta vaksinasi pada tenaga kesehatan yang sedang hamil, kelompok ibu hamil risiko tinggi terpapar, serta vaksinasi pada ibu hamil dengan risiko rendah.

"Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk melaksanakan vaksinasi covid-19,” tegas Ari.

Sekjen POGI Budi Wiweko menambahkan, Covid-19 meningkatkan risiko kejadian persalinan prematur dan komplikasi kehamilan lainnya. Meski hingga saat ini belum ada data ilmiah mengenai efektifitas maupun potensi bahaya pemberian vaksin Covid-19 untuk ibu hamil dan menyusui mengingat tergolong dalam kelompok vulnerable population.

"Namun dengan mendapatkan vaksinasi dalam kehamilan akan mencegah ibu hamil bergejala berat bila terpapar Covid-19,” ujarnya.

Secara teoritis, kehamilan tidak mengubah efikasi suatu vaksin, namun hal ini perlu penelitian lebih lanjut. Dapat terjadi transfer IgG dari ibu ke fetus sehingga bisa memberikan imunitas pasif pada neonatus.

Baca juga: Guru Honorer Nyaris Lumpuh Usai Vaksin Sinovac, Begini Tanggapan Dinkes Jeneponto Sulsel

Menurut Budi, vaksin yang masuk ke dalam tubuh akan masuk ke dalam sel, kemudian ditangkap oleh APC atau sel penyaji antigen dan di pecah menjadi peptide kecil yang diikat oleh MHC, setelah itu akan di presentasi kan ke sel T helper/ CD4.

Sel CD 4 akan merangsang sel limfosit B untuk mengeluarkan berbagai macam sitokin yang kemudian berkembang menjadi sel plasma untuk memproduksi antibodi. Antibodi yang diproduksi adalah IgM, IgG dan neutralizing antibody (netralisasi antibody).

Baca juga: Waspada Bunda, 5 Bahan Skincare Ini Berbahaya bagi Bayi dalam Kandungan

"Proses ini mencapai waktu kurang lebih 2 minggu. Bila seseorang sudah melakukan vaksinasi Covid-19, maka jika terjadi infeksi Covid-19, tubuh yang sudah memiliki sel B memori akan lebih cepat mengenali antigen tersebut sehingga antibodi netralisasi akan segera terbentuk dalam waktu singkat," jelas dia.

Demi keselamatan ibu hamil dan janin dari penularan dan efek Covid-19, POGI menyerukan dukungan pada pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di daerah dengan tingkat kejadian Covid-19 mulai dari zona kuning sampai dengan hitam, serta memperbarui dan meningkatkan sosialisasi pedoman penanganan ibu hamil dan ibu bersalin yang terinfeksi Covid 19 pada seluruh tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan yang melakukan pemeriksaan kehamilan dan persalinan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya