Awas Rekrutmen Palsu, Pegadaian Imbau Masyarakat untuk Waspada

Agustina Wulandari , Jurnalis
Selasa 06 Juli 2021 19:28 WIB
Ilustrasi melamar pekerjaan. (Foto: Dok.PT Pegadaian)
Share :

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) mewanti-wanti masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap modus penipuan berupa undangan penerimaan karyawan yang mengatasnamakan Direksi atau Pejabat Pegadaian.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani menyampaikan, calon korban biasanya mendapatkan email dari seseorang yang memberikan informasi bahwa yang bersangkutan diterima sebagai karyawan Pegadaian.

Selanjutnya calon korban diminta hadir ke kantor pusat dengan menggunakan jasa tour dan travel tertentu yang akan membantu transportasi serta akomodasi untuk mengikuti proses rekrutmen berikutnya.

"Nah, di tahap pemanggilan inilah biasanya pelaku minta transfer dengan alasan untuk biaya transportasi dan akomodasi. Padagal sejatinya dalam setiap proses rekrutmen, Pegadaian tidak memungut biaya serta tidak bekerja sama dengan pengelola jasa tour dan travel manapun," ujar Basuki.

Basuki menambahkan, apabila masyarakat mendapatkan informasi tersebut agar segera melakukan konfirmasi ke kantor Pegadaian terdekat atau menghubungi Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) Divisi Strategic Human Capital di nomor 021-3155550 ext 411. Jika telanjur menjadi korban penipuan, agar melaporkan kepada yang berwajib untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu

Belakangan ini kata Basuki, beredar berita bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat tentang rekrutmen karyawan Pegadaian dan yang meresahkan adalah para calon pelamar kerja diminta mengirimkan sejumlah uang untuk biaya transportasi dan akomodasi. Dalam surat elektronik yang dikirim kepada calon korban juga disebutkan salah satu biro perjalanan yang seolah-olah ditunjuk sebagai mitra Pegadaian.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya