Ilyas menambahkan, imbas kepadatan yang terjadi dikhawatirkan malah menyebabkan penyebaran Covid-19 di lingkungan warga. Selain itu, lalu lalang kendaraan juga meresahkan karena warga kesulitan untuk menyebrang jalan.
"Mau nyebrang juga susah kan jalan pemukiman, terus anak-anak takut ketabrak kendaraan," ucapnya.
Kini untuk mengatasi hal itu, petugas gabungan mulai menjaga jalur alternatif tersebut yang biasa digunakan pengendara untuk lolos dari pos penyekatan. "Diperiksa, kalau bukan KTP sini dia putar balik ga bisa lewat," tegasnya.
(Qur'anul Hidayat)