Kisah 'Atlantis' yang Hilang di Mediterania: Berumur Singkat, tapi Diperebutkan Tiga Negara

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Minggu 25 Juli 2021 09:09 WIB
Foto: Getty Images.
Share :

Salah satu peristiwa yang paling menonjol terjadi pada tahun 1968, ketika gempa bumi di wilayah itu diikuti oleh mendidihnya air laut di sekitar bekas lokasi pulau itu.

Hal ini menyebabkan beberapa orang percaya bahwa peristiwa tahun 1831 akan terulang kembali.

Warga Sisilia tidak mau ambil risiko kehilangan kepemilikan pulau, dan Blado mengatakan bahwa mereka menempatkan plakat batu pada bekas lokasi pulau untuk menegaskan hak-hak mereka.

Bunyinya: "Tanah ini, dulu Isola Ferdinandea, memang, dan akan selalu, milik orang Sisilia."

Namun, pulau itu tidak pernah terwujud. Gelembung di air laut, kata Cavallaro, hanyalah hasil dari gas, yang terperangkap di antara lapisan batuan, yang naik ke permukaan laut.

Hal itu menciptakan ilusi bahwa letusan sedang terjadi, tetapi tidak pernah ada kemungkinan pulau itu akan kembali. Bila terjadi letusan lagi di daerah ini, katanya, akan terjadi di lokasi yang berbeda, karena batuan dari ledakan sebelumnya akan menyumbat saluran magma.

Tim Cavallaro baru-baru ini memetakan medan vulkanik di dasar laut Selat Sisilia.

Gambar-gamber yang mereka hasilkan termasuk sisa-sisa pulau, yang berada di sebelah puncak vulkanik yang jauh lebih tua dari sekitar 20.000 tahun yang lalu.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya