JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali memberangkatkan tenaga kesehatan (Nakes) untuk membantu penanganan Covid-19. Setelah memberangkatkan 176 tenaga kesehatan ke Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta Pusat, kali ini Hadi memberangkatkan 122 nakes ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ratusan nakes itu merupakan Prajurit Siswa Pa PK TNI yang akan ditempatkan di lim wilayah Yogyakarta. Adapun keseluruhan wilayah mencakup Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunung Kidul.
Baca Juga: Panglima TNI Minta Petugas Aktif Lakukan Tracing Kontak Erat
Dengan demikian, Panglima TNI menepati janji yang disampaikannya untuk mengirim Nakes tambahan saat memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Pemkab Bantul, DIY, Minggu 8 Agustus 2021.
Ratusan nakes itu diberangkatkan dengan menggunakan dua unit pesawat Hercules C130 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (9/8/2021). Upacara pemberangkatan dipimpin langsung Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono.
Ketika memberikan sambutan, Kapuskes TNI mengatakan, penugasan lanjutan ke Yogyakarta ini merupakan suatu kehormatan bagi Prajurit Siswa Pa PK TNI Khusus Tenaga Kesehatan. “Negara sangat membutuhkan tenaga serta dedikasi kalian, karena kalian adalah garda terdepan dalam menghambat laju penularan Covid-19 di Tanah Air,” ujar Tugas dalam keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).
Baca Juga: Panglima TNI Cek Pasien Isoter di Kaltara
Mewakili Panglima TNI, Tugas mengucapkan apresiasi dan terima kasih serta penghargaan yang tinggi kepada para Nakes yang hendak menjalankan tugas. Dia pun bersyukur hingga saat ini semua Perwira Siswa masih dalam keadaan sehat.
"TNI berkomitmen membantu pemerintah untuk mempercepat vaksinasi dengan mengerahkan segenap kemampuan dalam rangka menghambat laju penyebaran Covid-19 di Tanah Air,” ungkap Tugas.
Sekadar informasi 122 prajurit siswa Pa PK khusus nakes tersebut terdiri dari 88 dokter umum, 11 dokter gigi, empat orang perawat, delapan orang apoteker, dua orang fisioterapi, 1 orang radiologi, 3 orang ahli gizi, satu orang elektromedis, dua orang analis medis, satu rekam medis dan satu perawat gigi.
(Arief Setyadi )