Cerita Mbah Djugo, Tabib Sakti yang Jinakkan Wabah Kolera di Tanah Jawa

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 14 Agustus 2021 07:01 WIB
foto: istimewa
Share :

MBAH DJUGO selalu muncul di saat rakyat kecil mengalami kesusahan. Begitu juga saat seluruh tanah Jawa dilanda pagebluk wabah penyakit kolera. Sekitar tahun 1870. Seorang laki-laki tua dengan kumis dan jenggot panjang, tiba-tiba kembali muncul di Desa Djugo.

Perawakannya jangkung. Dengan kulit wajah yang senantiasa memerah seperti kebanyakan tersiram matahari. Yang membedakan Mbah Djugo dengan orang pada umumnya, kedua daun telinganya terlihat lebih besar.

 Baca juga:  Kisah M Hatta, Punya 8.000 Judul Buku Diangkut dengan 14 Peti

Yang juga diingat setiap orang yang pernah ditolongnya. Penampilannya sepintas mirip gelandangan. Namun anehnya baju yang dikenakan tidak pernah tampak compang camping maupun kotor.

"Ketika menampak kedatangannya, penduduk Desa Djugo memburu dengan menangis sebagai anak-anak melihat ibunya datang dari bepergian jauh," tulis Im Yang Tju dalam Riwayat Ejang Djugo Panembahan Gunung Kawi. "Mereka mengadukan penderitaannya, minta obat, minta dilindungi keselamatannya".

Baca juga:  Cerita Untung Surapati Tertuang dalam Novel dari Zaman ke Zaman

Desa Djugo atau Jugo berada di wilayah Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Malang sekaligus berdekatan dengan Gunung Kawi. Mbah Djugo muncul dari dalam belukar hutan. Melihat antusias orang yang merindukan kehadirannya, ia berjalan ke arah kandang sapi yang lama tidak terpakai. Sebelum masuk hutan dan kemudian menghilang, di kandang sapi di pinggir hutan tersebut, Mbah Djugo biasa seperti termangu sendirian.

"Hayo, siapa yang sakit boleh datang kemari, yang tidak bisa jalan boleh suruhan orang saja membawa air di botol atau bumbung. Nanti kuberi obat supaya waras kembali," seloroh Mbah Djugo seperti dituturkan Im Yang Tju.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya