Penurunan beban fasilitas kesehatan ini ikut memberikan sumbangsih untuk mencegah kematian lebih banyak warga sehingga membuat angka kematian pun ikut turun.
Sejak pertengahan bulan Juni, angka pemakaman protap Covid-19 naik pesat hingga puncaknya di 10 Juli. Pada saat itu, 400 orang dimakamkan dengan protap Covid-19 setiap harinya di Jakarta.
Baca Juga : Update Corona 15 Agustus 2021: Positif 3.854.354, Sembuh 3.351.959 & Meninggal 117.588
Sedangkan kematian terkonfirmasi Covid-19 sempat mencapai kisaran 200 setiap harinya. Tapi kini, angka pemakaman protap COVID-19 telah turun ke kisaran 50-an, dan angka kematian terkonfirmasi Covid-19 turun ke kisaran 40-an.
“Namun, bukan berarti angka 40-50-an itu hanya sekadar angka. Mereka adalah saudara-saudara kita yang punya keluarga, punya teman yang menyayangi dan membutuhkan mereka. Setiap kematian Covid-19 adalah terlalu banyak, dan harus terus kita tekan ke titik terendah. Pandemi ini belum selesai, maka setiap usaha untuk menekan laju penularan terus kita dorong,” kata Anies.
(Angkasa Yudhistira)