JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan saat ini ada 18,3% data kasus aktif Covid-19 di daerah atau sekitar 49.000 kasus belum diperbarui.
“Saat ini tentunya kita melihat ada 18,3% data kasus aktif di daerah yang belum diperbaharui. Dan datanya ini merupakan data yang lebih dari 21 hari. Jumlahnya sekitar 49.000 kasus yang belum diperbaharui,” ungkap Nadia dalam Konferensi Pers PPKM secara virtual, Rabu (25/8/2021).
Pemerintah dalam hal ini Kemenkes, tegas Nadia, terus menghimbau pemerintah daerah untuk memperbarui data tersebut. “Dan, kami menghimbau agar pemerintah daerah segera memperbarui data tersebut. Data ini terus bergerak jumlahnya mengingat masih ada data yang disampaikan yang merupakan data yang sudah lama.”
Nadia mengatakan bahwa data yang belum diperbarui oleh daerah ini akan dirilis oleh Kemenkes berdasarkan tanggal kejadian. “Kasus-kasus yang baru terilis ini akan kami rilis berdasarkan tanggal kejadian sehingga tidak akan mempengaruhi level situasi pandemi,” katanya.
“Dan tentunya Kementerian Kesehatan terus bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan update dan sinkronisasi data kasus aktif yang belum terupdate statusnya itu apakah sudah sembuh atau meninggal,” papar Nadia.
Saat ini, kata Nadia, masih tersisa 19.000 kasus atau kurang dari setengah dibandingkan dengan minggu lalu. “Kami sampaikan masih ada tersisa sekitar 19.000 kasus yang artinya kurang dari setengah dibandingkan minggu yang lalu,” paparnya.
(Khafid Mardiyansyah)