JAKARTA – Data dari Alvara Research Center menyebutkan tingkat donasi selama masa pandemi justru meningkat. Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali menjelaskan hasil temuannya tersebut.
“Kita tanya gitu ya ke masyarakat umum, kira-kira proporsi pengeluaran rumah tangga untuk berbagai tabungan, untuk keperluan sehari-hari, untuk membayar cicilan, internet dan telepon, donasi itu terlihat sekali bahwa di aspek lain turun, tapi di donasi malah justru lebih tinggi dibanding sebelum pandemi,” ucapnya dalam Special Dialogue Okezone.
Selain itu, Hasanuddin menyebutkan bahwa Alvara Research Center juga melakukan survei terhadap para penyintas Covid yang mendukung fakta jika tingkat donasi meningkat saat pandemi.
“Jadi 75% para penyintas Covid, survey dari 1200 responden di 19 provinsi, itu 75% mereka mengatakan mendapat bantuan dari masyarakat,” jelasnya.
“Nah ini kalau bisa kita optimalkan, saya kira ini bagus buat lingkungan kita. Artinya kepedulian masyarakat terhadap mereka yang terdampak Covid-19 itu juga luar biasa dan juga gini kalau kita lihat di lembaga-lembaga sosial, lembaga donasi, itu mereka terkonfirmasi bahwa pada saat pandemi itu meningkat,” tambah Hasanuddin.
Sejalan dengan fakta tersebut, dilansir dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, pada tahun 2020 BAZNAS berhasil meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sebesar 30 persen meskipun tengah dalam masa krisis akibat pandemi Covid-19.
BAZNAS menghimpun dana ZIS sebesar Rp385,5 Miliar sepanjang 2020 sedangkan pada 2019, jumlah penghimpunan sebesar Rp296 Miliar.
(Khafid Mardiyansyah)