Pemprov Jabar sendiri, kata Kang Emil, telah memiliki program mobile konseling Kekasih, konseling di rumah sakit jiwa dan hotline, serta kampung kesehatan mental.
"Kita akan berkolaborasi. Inilah yang kita harapkan sehingga bisa menurunkan tingkat depresi," kata Kang Emil.
Kang Emil menambahkan, kesehatan mental selama pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada kalangan tertentu, namun semua kalangan, termasuk dirinya.
"Dari anak-anak sampai pemimpin seperti saya, pun punya problem yang kadang tidak dimunculkan karena situasi," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)