JAKARTA - Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan soal adanya data warga yang belum menjalani vaksinasi Covid-19 sebesar 2,7 juta.
Menurutnya, banyak di antara warga Jakarta yang telah pindah rumah, namun tetap ber-KTP DKI Jakarta.
"Ada yang KTP-nya DKI, ternyata tinggalnya tidak di DKI. Contoh saya punya tetangga yang beliau itu KTP DKI tapi tinggalnya di Depok," kata Widyastuti kepada wartawan di Balai Kota DKI, Kamis (9/9/2021).
Baca juga: Ribuan Warga Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi TNI AL di Bantul
Warga tersebut tetap ingin menjadi warga Jakarta. Alhasil, di data Dinkes DKI mereka tercatat belum mengikuti vaksinasi.
"Dan tidak mau ganti KTP Depok. Vaksinnya enggak dapat di DKI, jadi seolah-olah DKI masih banyak yang belum (vaksin)," tambah Widyastuti.
Baca juga: Hingga 8 September 2021, 33% Masyarakat Indonesia Telah Divaksin Tahap 1
Ia mengatakan, data kependudukan terus dinamis. Sehingga hingga saat ini pihaknya masih terus memutakhirkan data tersebut.
Maka dari itu pula, Widyastuti meminta kepada seluruh jajaran RT/RW untuk melakukan pemetaan terhadap warga Jakarta yang belum dan sudah mendapatkan vaksin Covid-19.
"Jadi saat ini sedang diproses kasar lagi, supaya nanti data per kelurahan RT/RW bisa kita punya data yang lebih bagus," tutupnya.
(Awaludin)