TANGERANG - Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang, Viktor Teguh Prihartono mengatakan, sebelum terjadi kebakaran hebat di Blok C2 yang menewaskan 40 narapidana turun hujan deras.
Saat itu, seluruh narapidana telah dimasukkan ke dalam kamar. Kemudian, sesuai dengan protap, pintu kamar dikunci. Saat kebakaran terjadi sekira jam 01.45 WIB, para narapidana sedang berada di dalam kamar.
"Hujan deras," kata Viktor, saat ditemui kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (9/9/2021).
Baca juga: Kalapas Tangerang Bantah Terjadi Bentrok Antargeng Narkoba Sebelum Kebakaran
Ditanya lebih jauh tentang sebab terjadinya kebakaran, Viktor mengatakan masih dalam penanganan petugas. Untuk sementara, penyebab terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik. "Tunggu penyelidikan," sambungnya.
Baca juga: Menkumham Sebut Korban Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Alami Trauma Berat
Sebelumnya diberitakan, Lapas Tangerang mengalami kebakaran hebat, pada Rabu 8 September 2021, jam 01.45 WIB. Api berhasil dipadamkan setelah dua jam proses pemadaman.
Dalam kebakaran itu, sebanyak 40 orang narapidana tewas terpanggang di lokasi kejadian. Seorang lainnya meninggal di RSUD Kabupaten Tangerang. Selang sehari kemudian, tiga orang lainnya meninggal. Total saat ini 44 meninggal.
(Awaludin)