"Sumatera Utara siap kembangkan 50 ribu hektare lahan jagung Pak Menteri. Kita siap mendukung peningkatan produksi jagung nasional," ucap Edy.
Sekedar informasi, sentra produksi jagung nasional pada 2021 ini yaitu Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Lampung, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Sumatera Barat.
Guna mendukung swasembada pangan salah satunya jagung, Kementan memberikan dukungan untuk provinsi dan daerah melalui bantuan benih, bantuan alat mesin pertanian serta sarana dan prasarana lainnya seperti pupuk hingga jaringan irigasi serta berbagai bantuan lainnya.
Panen jagung nusantara ini bersama empat gubernur yakni Sumatera Utara, Kalimantam Timur, Sumatera Selatan dan Kalimantan Utara dan 26 bupati yakni Bupati Grobogan, Langkat, Karo, Dairi, Gunungmas, Bengkulu Selatan, Sumbawa, Lampung Timur, Sumbawa, Gorontalo Utara, Tapi, Kota Baru, Tanah Laut, Konawe Selatan, Muna, Bengkayang, Kotamobagu, Enrekang, Jeneponto, Bantaeng, Mamasa, Kutai Kartanegara, Sigi, Barito Utara, Brebes, Pohuwato, Balemo dan Musi Rawas. Panen jagung nusantara ini berlangsung secara serempak di 130 kabupaten berlokasi di 537 lahan jagung.
CM
(Yaomi Suhayatmi)