Sebagai negara besar, dengan sumber daya yang besar, demografi dan potensi pasar yang kuat, Indonesia juga memiliki problem, kerentanan dan tantangan yang tak kalah seriusnya.
"Saya berpendapat bahwa faktor pandemi Covid-19 telah menjadi variabel tidak terduga by nature, namun by force telah membuka peluang sekaligus memaksa negara-bangsa Indonesia dengan segala problem sosio-historis-nya untuk melakukan kompromi, rekonsiliasi dan konsolidasi politik," kata Dimas. Pada tataran suprastruktur negara, sekaligus melakukan pembenahan pada tataran infrastruktur pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam perspektif politik, momen pandemi yang terjadi di tengah tekanan transformasi digital dan lanskap sosial ekonomi yang berubah ini telah pula menjadi kesempatan untuk Indonesia yang beragam merumuskan ulang dan mereformulasikan strategi kebangsaannya. Ini untuk mengantisipasi dan beradaptasi terhadap himpitan sekaligus peluang di era baru.
(Arief Setyadi )