Utusan khusus PBB untuk Sudan mengatakan pembicaraan yang sudah dilakukan memunculkan garis besar menyangkut kemungkinan kesepakatan berbagi kekuasaan di antara pihak-pihak di negara itu, termasuk pemulihan kekuasaan PM Hamdok.
Namun, garis besar itu harus disetujui dalam "beberapa hari, bukan beberapa pekan" ini sebelum sikap kedua pihak mengeras.
Baca juga: Sudan Dikudeta, AS Bekukan Bantuan Ekonomi Rp9,9 Triliun
Komite-komite lokal, yang memimpin demonstrasi sejak kudeta terjadi dan pada Kamis menggelar aksi protes, menolak berunding. Mereka menuntut agar militer hengkang dari urusan politik.
(Susi Susanti)