Sementara itu ditempat yang sama, Gubernur yang merupakan dari anak pelaku sejarah Pepera mengatakan tugu Pepera bisa diperindah lagi dengan tidak mengurangi sejarah yang ada untuk mengingatkan anak cucu kedepan tentang sejarah Pepera.
“Ke depan perlu diajarkan di semua tingkat jenjang Pendidikan di papua Barat tentang sejarah Pepera, sehingga mereka tahu persis peristiwa dan pelaku sejarahnya agar dapat menjaga situs sejarah,” kata Pangdam.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan keputusan Dewan Musyawarah Papua yang tertulis pada Tugu Pepera yang intinya bahwa Papua sampai kapanpun bagian dari Indonesia yang tak terpisahkan.
(Qur'anul Hidayat)