Saat ini, tambah Aris, pihaknya bersama Tagana dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor sudah membuka dapur umum untuk kebutuhan makan pengungusi. Tim Reaksin Cepat (TRC) pun masih terus melakukan pemantauan di lokasi karena kondisi belum kondusif.
"Tim beserta warga melaksanakan pemantauan lokasi pergeseran tanah secara bergantian karena struktur tanah masih bergerak dan apabila hujan turun dikhawatirkan bertambah parah," tutup Aris.
(Angkasa Yudhistira)