"Pertama, karena skrining yang dilakukan karena PTM. Ya PTM ini kan kita skrining, kemarin ada beberapa puluh lagi. Kedua, mungkin dilihat dari tracing yang sudah tidak seperti dulu lagi, tracing penelusurannya. Jadi, angka tracingnya kemudian disesuaikan lagi jadi level 2," ungkap Bima.
Kendati begitu, Bima menyebut belum terjadi lonjakan kasus yang signifikan di Kota Bogor. Angka keterisian tempat tidur pasien Covid-19 pun masih rendah.
"Tapi sejauh ini tidak ada indikasi lonjakan. Dari segi BOR belum ada, varian baru belum ada. Jadi kita masih tetap cermati itu," pungkasnya.
Baca Juga: Jakarta PPKM Level 2, Wagub DKI: Jangan Abai!
(Arief Setyadi )