JAKARTA — Galaksi, (bukan nama sebenarnya) mengaku menjadi korban pemerkosaan dan kekerasaan oleh pacarnya yang merupakan oknum anggota TNI. Hal tersebut terkuak oleh Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH Apik) Jakarta.
Menurut Koordinator Pelayanan Hukum LBH Apik Jakarta, Uli Pangaribuan, Galaksi pertama kali kenal pelaku pada 2019. Bahkan, orangtua Galaksi juga mengenal pelaku karena sering menjadi pelanggan usahanya.
Baca Juga: Ancam Tersangkakan Korban Pemerkosaan, Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara Dicopot
Galaksi dan pelaku memutuskan berpacaran. Saat menjalani pacaran, pelaku pernah mengajak Galaksi untuk liburan ke luar kota pada 2019.
Namun, di tengah jalan, pelaku sempat menanyakan soal keperawanan Galaksi. Hingga akhirnya memaksa Galaksi membuktikan keperawanannya.
“Pelaku mempertanyakan keperawanan Galaksi dan memaksa untuk membuktikan dengan membawa Galaksi ke sebuah hotel,” kata Uli dalam konferensi pers Catatan Tahunan LBH APIK Jakarta 2021 yang disiarkan melalui YouTube LBH APIK dan dikutip Solopos.com, Jumat 10 Desember 2021.
Pelaku menarik tangan Galaksi secara paksa dan menyeretnya ke kamar hotel. Seolah sudah direncanakan, kamar tersebut ternyata sudah dipesan pelaku sebelumnya.
Baca Juga: Guru Pesantren yang Perkosa 12 Santriwati Punya Rekam Jejak Buruk, Ini Penjelasan Wagub Jabar
Sedangkan Galaksi berusaha untuk menolak hingga sujud di kaki pelaku. Namun, kekuatan Galaksi masih mampu ditahan oleh pelaku yang malah memaksa secara fisik.
“Galaksi diperkosa dengan penetrasi yang menyebabkan pendarahan,” ucapnya.
Tak sampai di situ, pelaku mencoba kembali memaksa Galaksi berhubungan badan pada Januari 2020. Pelaku melayangkan pukulan ke kepala Galaksi saat perempuan itu menolaknya dan memanipulasi secara psikis.