Pencarian Korban Semeru Kini Difokuskan Cari Penambang Pasir yang Hilang

Riezky Maulana, Jurnalis
Minggu 12 Desember 2021 04:38 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran (APG) Gunung Semeru terus melakukan pencarian korban hilang dan mengevakuasi barang warga setempat, Sabtu (11/12/2021). Evakuasi dilakukan di dua tempat, yakni Dusun Curah Kobokan Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo dan Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro.

Pencarian di Dusun Curah Kobokan dilakukan oleh Prajurit TNI AD dari Yonif 527/BY yang dipimpin Lettu Inf Sukri. Mereka melakukan pencarian korban yang difokuskan pada lokasi sekitar galian pasir dan mengevakuasi barang untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Sedangkan di lokasi Dusun Kamar Kajang pencarian korban dilakukan oleh personel Yonzipur 10/JP Divisi Infanteri-2/Kostrad bersama Tim SAR dan relawan dipimpin Letda Czi Nicko.

Adapun fokus pencarian untuk mencari korban dan alat berat penambang pasir yang menjadi korban saat bekerja menambang pasir.

Danyonif 527/BY Letkol Inf Ubaydillah selaku Komandan Sub Satgas Pencarian dan Evakuasi korban wilayah Candipuro menuturkan, dari mulai hari pertama hingga saat ini anggotanya telah menemukan sebanyak 14 jenazah.

"Dalam tugas evakuasi dan pencarian korban kami bagi di tiga lokasi pencarian yaitu wilayah Curah Kobokan, kampung Renteng dan Geladak Perak. Hingga saat ini kami melakukan pencarian sudah menemukan 14 korban meninggal," ujarnya.

Sementara itu dari hasil pencarian korban meninggal dan luka-luka hingga saat ini dari data BNPB berjumlah 34 orang, warga luka berat sebanyak 32 orang dan 82 orang mengalami luka ringan dan sedang. Lalu, warga yang mengungsi sebanyak kurang lebih 6.573 orang.

Sekadar informasi, Satgas juga terdiri dari para personel Polri, Basarnas, BNPB, serta para relawan

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya