Polisi Penolak Laporan Dimutasi, Kapolres Jaktim: Tidak Mencerminkan Pengayom Masyarakat!

Okto Rizki Alpino, Jurnalis
Senin 13 Desember 2021 12:39 WIB
Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan/ MPI
Share :

JAKARTA – Oknum polisi yang menolak dan memarahi wanita korban perampokan di Rawamangun, akan ditindak tegas dan dimutasi ke luar dari Polda Metro Jaya.

(Baca juga: Viral! Wanita Ini Ditolak dan Dimarahi Polisi Usai jadi Korban Perampokan di Jaktim)

"Tadi juga pak Kapolda memberikan usulan untuk hukumannya adalah dimutasi atau dipidahkan. Jadi keluar Polda Metro Jaya. Mungkin di Polda mana pun itu nanti kita berjenjang mengusulkan ke Kapolda dan pak Kapolda nanti akan ke Mabes Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan, di Mapolres Jakarta Timur, Senin (13/12/2021).

Oknum anggota polisi tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan atas perlakuannya yang telah mencoreng nama intitusi Polri. Anggota tersebut akan segera dijatuhi hukuman setelah usainya sidang yang berlangsung pada Rabu (15/12).

(Baca juga: Anak Buahnya Marahi dan Tolak Laporan Korban Perampokan, Apa Kata Kapolres Jaktim?)

"Terhadap pelaku sendiri kita sudah melakukan pemeriksaan secara intensif dan sudah kita mutasikan dalam rangka pemeriksaan untuk tidak mengganggu jalannya proses oleh propam Polres Jakarta Timur," ujarnya.

Terkait perlakuan oknum anggota yang tidak sopan tersebut, Erwin selaku Kapolres Metro Jakarta Timur meminta maaf atas insiden tersebut. Dia menegaskan, sejatinya laporan itu sudah diterima namun ada perkataan dari oknum anggota yang tidak mencerminkan sebagai pengayom masyarakat karena menyinggung perasaan korban.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat untuk kemudian saya akan perbaiki dan kami akan menghukum oknum atau petugas yang tidak bisa menempatkan diri, tidak bisa berempati atau melanggar SOP. Hukuman kami percepat," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga mengaku laporannya ditolak oleh polisi saat melaporkan aksi pencurian yang dialaminya di Jakarta Timur. Dia membagikan ceritanya ke akun media sosial @kumalameta. Lewat unggahannya itu, ia turut menampilkan rekaman CCTV saat aksi pencurian terjadi.

Korban lantas melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek Pulogadung. Namun, anggota polisi yang bertugas justru menyarankan korban pulang untuk menenangkan diri. Anggota itu juga mengatakan kepada korban bahwa percuma mencari pelakunya.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya 'lagian ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot, apalagi banyak potongan biaya admin juga' dengan nada bicara tinggi," tulis unggahan itu.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya