JAKARTA - Sebanyak 14 terduga teroris yang ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di tiga wilayah pada diketahui merupakan anggota dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI).
"Jaringan JI semua," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (18/12/2021).
Kendati demikian, Aswin belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai keterlibatan 14 orang tersebut dalam jaringan teroris tersebut.
Baca juga: Selain Sumut dan Sumsel, Densus 88 Juga Tangkap 4 Terduga Teroris di Batam
Ia mengatakan bahwa sampai saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap para terduga teroris yang diamankan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan intensif. Nanti update lewat Humas Mabes ya," ujar Aswin.
Baca juga: Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris di Sumut dan Sumsel
Diketahui, 14 orang terduga teroris itu ditangkap di lokasi yang berbeda. Sembilan orang diamankan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), lalu satu orang lainnya di Sumatera Selatan (Sumsel), dan empat lainnya di Kepulauan Riau.
Sebelumnya, polisi juga menangkap total lima tersangka teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di kawasan Lampung dan Sumatera Selatan. Empat tersangka bertugas untuk mengamankan buron teroris lain yang dikejar oleh aparat.
(Awaludin)