Jokowi: Tak Ada Toleransi bagi Instansi yang Pelayanannya Lambat dan Berbelit-Belit!

Dita Angga R, Jurnalis
Rabu 29 Desember 2021 10:42 WIB
Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa pelayanan publik merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Dimana pelayanan publik menentukan kepercayaan masyarakat kepada instansi.

“Pelayanan yang baik akan meninggalkan kesan yang baik. Sebaliknya, pelayanan yang buruk akan memberikan persepsi yang buruk. Yang jika kita biarkan dapat menurunkan kepercayaan dan kredibilitas penyelenggara negara,” katanya dalam acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik Tahun 2021, Rabu (29/12/2021)

Baca juga:  Presiden Jokowi ke Pak Gubernur-Bupati: Jaga Iklim Investasi di Daerah

Jokowi pun mengingatkan, bahwa pelayanan publik harus semakin baik karena tuntutan masyarakat juga meningkat. Menurutnya tidak ada toleransi bagi pelayanan yang lambat dan tak responsif.

“Penyelenggara pelayanan publik harus semakin baik. Tuntutan masyarakat terus meningkat. Tidak akan ada toleransi bagi yang pelayanannya lambat, berbelit-belit. Tidak ada tempat bagi pelayanan yang tidak ramah dan tidak responsif,” ujarnya.

Baca juga:  Jokowi: Kita Harus Berhenti Impor Obat hingga Alat Kesehatan

Menurutnya, instansi tidak boleh puas dengan apa yang telah dicapai saat ini. Pasalnya perubahan terus terjadi begitu cepat sehingga penyelenggara pelayanan publik tidak bisa bekerja dengan biasa-biasa saja.

“Karena itu jangan pernah merasa cukup dengan apa yang telah dikerjakan karena situasi terus berubah. Penyelenggara pelayanan publik tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja. Harus bisa mengubah cara berpikir, mengubah cara merespon, mengubah cara bekerja. Orientasinya harus hasil untuk mewujudkan pelayanan yang prima. Memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya