SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi cuitan pengguna Twitter yang menudingnya suka memecat wong cilik. Ia menanggapinya dengan singkat.
“Ya pak. Saya minta maaf,” tulisnya lewat akun @gibran_tweet menjawab cuitan pengguna akun Twitter @BerkahDalem9 yang menyebut, “Ini walkot yg dikit2 pecat wong cilik ya, ingat anda dipilih oleh wong cilik mas, asih Tresna kuwi membina.
Melansir Solopos, Rabu (29/12/2021), respons Gibran tersebut mendapat dukungan dari banyak warganet. Mereka menilai langkah tegas Gibran sudah tepat untuk memberikan efek jera kepada pegawai yang berbuat kesalahan.
“Cocok pak walkot,biar pelajaran bagi yang lain. Biar tidak makan gaji buta. bukankah yg digaji itu pekerjaannya.bukan mengabaikan pekerjaan yg dibayar. Habis uang APBD,masih banyak [yang] bisa dan mau bekerja dengan baik dan tanggung jawab. Hilangkan satu orang bisa selamatkan 1000org,” tulis pengguna akun @sonsoni34491771.
Cuitan pengguna akun @BerkahDalem9 yang menuding Gibran suka pecat wong cilik itu diduga merujuk pada pemecatan seorang sopir bus Batik Solo Trans (BST) Solo yang baru-baru ini dilaporkan karena melecehkan seorang penumpang. Sopir tersebut meminta penumpang perempuan itu mengiriminya foto cantik.
Baca Juga : Gibran Pecat Sopir Bus BST yang Minta Foto Cantik ke Penumpang
Viral di Media Sosial
Kejadian itu sempat viral di media sosial. Warganet menilai langkah Gibran meminta PT Bengawan Solo Trans selaku operator bus tersebut memecat sang sopir sudah tepat.