Sebagai pelajaran dari Gus Dur bahwa setiap persoalan itu mudah, yang susah lika-liku atau birokrasinya dan main mutlak pemikiran sehingga pemikiran tertutup (eksklusif) dalam menyikapi sebuah perbedaan.
Suatu ketika datang seseorang yang mengungkapkan semua persoalan hidupnya kepada Gus Dur dengan segala rona kesusahannya.
“Ini kira-kira bagaimana, Gus?”
Gus Dur menanggapi, “Bisa kamu kerjakan nggak?”
“Bisa Gus.”