JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan sejumlah bukti bahwa Indonesia lebih siap menghadapi varian Covid Omicron dibanding negara lain.
"Indonesia saat ini jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron. Tingkat vaksinasi sudah lebih tinggi dari Juli tahun lalu, kapasitas testing dan tracing kita juga jauh lebih tinggi dari pada tahun lalu," ujarnya melalui konferensi video, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: 14 RT di Kelurahan Krukut Jakbar Micro Lockdown Imbas 52 Warga Positif Covid-19
Selain itu, Luhut bilang sistem kesehatan di Indonesia juga lebih siap dibanding ssbelumnya. Di antaranya ialah dalam hal obat-obatan di mana Molnupiravir sudah dimiliki, kemudian kesiapan tempat tidur di rumah sakit, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat jauh lebih baik.
"Dengan berbagai kesiapan tersebut, dan belajar dari pengalaman yang lalu, saya yakin kasus tidak akan meningkat setinggi negara lain. Namun syaratnya kita semua harus disiplin," tegasnya.
Baca juga: Omicron Melonjak, Dinkes DKI Minta Masyarakat Tak Panik dan Tetap Waspada
Luhut memperkirakan puncak kasus Omicron di Indonesia terjadi awal Februari 2022. Namun ia meyakini kasus tersebut didominasi oleh pasien bergejala ringan.