2. AM Hendropriyono
AM Hendropriyono merupakan sosok tokoh intelijen Indonesia. Dirinya dijuluki sebagai "Master of Intelligence" karena menjadi "Profesor di bidang Ilmu Filsafat Intelijen". Pria kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 ini tumbuh dan besar di dunia militer. Dia pernah mengenyam pendidikan AKMIL di Magelang pada 1967. Kemudian di United States Army General Staff College di Fort Leavenworth, Amerika Serikat pada 1980.
Hendropriyono dikenal sebagai sosok yang mahir di dunia militer. Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan Republik Indonesia hingga Menteri Tenaga Kerja. Karena keahliannya dalam bidang intelijen, posisi Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) juga pernah dipegang Hendropriyono. Pada 2009, Hendropriyono menerima gelar doktor filsafat dari UGM (Universitas Gajah Mada) serta dikukuhkan menjadi Guru Besar Filsafat Intelijen.
3. Yoga Sugama
Yoga Sugama adalah salah satu tokoh intelijen Indonesia. Pada 1942, dia belajar di Akademi Militer Jepang. Dia kembali ke Indonesia pada 1946-1947. Kemudian dia bekerja di Kementerian Pertahanan bagian intelijen dengan pangkat letnan.
Pada 1950-1960, Yoga menghabiskan waktunya sebagai perwira intelijen yang bertanggung jawab kepada Soeharto sebagai Panglima di Komando Daerah Militer Jawa Tengah. Yoga Sugama menjadi Mayor Jenderal yang mengepalai Badan Koordinasi Intelijen (Bakin) di masa Orde Baru.
(Susi Susanti)