Wagub Ariza: Vaksinasi Anak Bukan Syarat PTM

Muhammad Farhan, Jurnalis
Jum'at 28 Januari 2022 07:36 WIB
Wagub DKI Ariza (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) angkat bicara soal informasi hoaks yang menyebut bahwa vaksinasi anak menjadi syarat pembelajaran tatap muka (PTM). Dia pun membantah informasi tersebut.

Ariza menjelaskan vaksinasi bagi anak bukan merupakan syarat mutlak mengikuti PTM. Akan tetapi, ia mengimbau kepada orangtua untuk mengingatkan anaknya guna patuh pada protokol kesehatan (prokes).

"Pemerintah tidak menjadikan vaksinasi Covid-19 bagi anak sebagai syarat untuk mengikuti PTM. Meski demikian, anak diwajibkan untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan selama berada di lingkungan pembelajaran," kata politisi Partai Gerindra itu via unggahan Instagram @arizapatria pada Jumat (28/1/2022).

Ariza menegaskan terkait PTM yang tidak mewajibkan anak harus sudah vaksin adalah sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri. Tetapi Ariza tegaskan anjuran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar anak-anak divaksin untuk mendapatkan proteksi lebih dari Covid-19.

"Hal tersebut (PTM tidak wajib vaksin) sesuai dengan mandat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri dalam melaksanakan PTM Terbatas. Namun, Kemendikbud Ristek (@kemdikbud.ri) turut menganjurkan anak-anak untuk menerima vaksinasi Covid-19 guna mendapatkan proteksi lebih dari paparan Covid-19 dan mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka," ujarnya.

Baca juga: Wagub Ariza Sebut 15 Sekolah DKI Jakarta Belum Gelar PTM 100 Persen

Ariza membeberkan alasannya menerapkan PTM di wilayah Ibu Kota lantaran pembelajar di sekolah telah berhenti selama dua tahun.

"Terhentinya pembelajaran secara langsung hampir dua tahun lamanya menjadi urgensi bagi pemerintah untuk segera menjalankan PTM dengan protokol yang ketat di tengah meredanya kasus Covid-19," bebernya.

Baca juga: Wagub Ariza: Satu Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Sudah Divaksin Lengkap

Dalam unggahan Instagramnya, Riza menjawab beredarnya hoaks yang didasarkan pada viralnya video pernyataan Dinas Pendidikan. Pada video yang tidak memiliki keterangan jelas tersebut, tampak seorang petugas Dinas Pendidikan berujar tidak adanya aturan yang melarang anak belum vaksin untuk hadir PTM.

"Informasi di atas 100 persen FAKTA," kata Ariza menegaskan.

Selain mengkonfirmasi kebenaran video yang dianggap hoaks, Ariza mengutip pernyataan Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Ristek, Jumeri. Ariza menjelaskan kutipan Jumeri ini menguatkan vaksin bukanlah syarat mutlak namun sekadar anjuran.

"Vaksinasi tidak kita persyaratkan sebagai syarat pembukaan pembelajaran tatap muka. Tapi vaksinasi mendukung, mendorong keamanan, keselamatan kita agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik," ujar Jumeri yang dikutip Ariza.

Baca juga: Belasan Pengawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Gondangdia Ditutup Sementara

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya