Dua Pengedar Ini Palsukan Kemasan Sabu yang Berisikan Garam

Adi Palapa Harahap, Jurnalis
Senin 31 Januari 2022 23:25 WIB
Illustrasi (foto: dok Okezone)
Share :

MEDAN – Satuan Narkoba Polrestabes Medan menangkap satu sindikat penjual narkoba palsu yang sudah berulang kali menjual narkoba palsu. Para pelaku mengemas narkoba palsu kedalam bungkus teh cina yang biasa digunakan untuk membungkus narkoba jenis sabu asli. Polisi menangkap dua pelaku di Jalan Halat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Penangkapan keduanya, berawal dari niat pelaku yang ingin menjual narkoba palsu kepada seseorang yang ternyata merupakan polisi, awalnya mengira narkoba yang akan dijual merupakan narkoba sungguhan, kemudian meminta bertemu dengan kedua pelaku untuk bertransaksi.

Tidak tanggung – tanggung, kedua pelaku meminta polisi membeli tiga kilogram narkotika jenis sabu palsu yang isi sesungguhnya merupakan garam.

Narkoba yang hendak dijual pelaku baru diketahui palsu, setelah petugas curiga dengan kemasan teh cina yang terbuat dari kertas, ditambah dengan hasil tes laboratorium forensic yang memastikan jika narkoba yang hendak dijual pelaku, kandungan kimianya merupakan garam.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung menyebut pelaku setidaknya sudah menjual narkoba palsu sebanyak tiga kali. Namun karena korbannya merupakan pelaku narkoba, tidak ada korban yang melaporkan kasus penipuan ini kepada pihak berwajib.

“Keduanya tidak diproses secara hukum dalam tindak pidana penipuan, namun akan diproses secara hukum atas penggunaan narkoba, karena dari tes urine yang dilakukan keduanya dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba,” kata Rafles kepada wartawan, Senin (31/1/2022).

Pihak kepolisian saat ini masih menggali keterangan kedua pelaku, yang diduga memiliki jaringan ke para pengguna narkoba, mengingat keduanya sudah dua kali berhasil menjual narkoba palsu kepada pengguna narkoba.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya