Peluncuran vaksin booster atau vaksin penguat juga telah dikritik karena dinilai terlalu terlambat, di mana hanya sekitar 7,2% warga Jepang yang telah divaksinasi penuh dengan tiga dosis.
Fumio berjanji akan mengirimkan sekitar satu juta vaksin booster per hari pada akhir bulan ini.
Jepang pada Rabu (9/2) mengonfirmasi lebih dari 92.000 kasus baru di seluruh negara itu, termasuk 18.287 kasus di ibu kota Tokyo.
(Susi Susanti)