JAKARTA - Anggota Polri, M Syarif Hidayatulloh (26) yang melompat dari angkot di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur sedang menjalani observasi beberapa dokter spesialis RS Polri Kramat Jati. Syarif diduga mengalami depresi.
Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri, Kombes Pol Yayok Witarto mengatakan, kondisi M Syarif Hidayatulloh belum stabil setelah loncat dari angkot.
"Yang jelas (kondisinya) belum stabil, karena itu kan pas jatuh ada luka-luka di wajahnya, terus kemudian ada benturan di kepalanya, jadi masih terus diobservasi beberapa dokter spesialis," ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga: Depresi Lompat dari Angkot, Kondisi Bripda Syarif Belum Stabil
Yayok menerangkan, M Syarif Hidayatulloh mendapatkan pengobatan dan dipantau langsung oleh dokter spesialis bedah saraf dan psikiater RS Polri Kramat Jati. "Diobservasi oleh dokter bedah saraf dan dokter psikiater," kata Yayok.
Selain menderita luka yang teramat parah dan kondisinya belum stabil, M Syarif Hidayatulloh masih dapat berkomunikasi seperti biasa. "(Komunikasi) masih enggak bisa kayak orang biasa gitu, kadang-kadang nyaut. Tapi saat ini sudah lumayan jelas," tuturnya.
Baca Juga: Anak Sakit, Wanita Ini Depresi dan Hendak Bunuh Diri
(Arief Setyadi )