Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengakui, imunisasi (vaksinasi) Covid bukan cara untuk mencegah seseorang terinfeksi Covid-19. Hal tersebut merujuk pada ungkapan WHO. Booster dapat melindungi masyarakat dari Covid-19 varian yang saat ini menyebar dan varian lain yang mungkin muncul setelahnya.
"Karena menerapkan prokes masih menjadi kuncinya,"tandas dia.
Vaksin lengkap dan booster sebetulnya melindungi lansia dan non lansia dari tingkat kematian akibat Covid-19. Dari data yang ia miliki, pasien non lansia tanpa komorbid yang menerima vaksin booster, tingkat kematian akan turun jadi 0,49%.
Sementara kalau hanya vaksin lengkap atau primer (dosis 1 dan dosis 2), maka tingkat kematiannya diperkirakan 2,9%. Jika lansia tanpa komorbid dengan booster, tingkat kematian bisa menurun 7,5%.
"Kalau hanya vaksin primer itu tingkat kematiannya masih 22,8%," terangnya.
(Angkasa Yudhistira)