3. Kerajaan Kubu
Kerajaan Kubu merupakan kerajaan Islam yang letaknya saat ini termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Kubu Raya. Asal-muasal berdiri kerajaan ini ialah saat kedatangan rombongan dari Yaman Selatan untuk menyebarkan agama Islam.
Dalam buku Sejarah Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat, ditulis oleh J.U.
Lontaan, dijelaskan beberapa nama tokoh yang mempelopori perjalanan rombongan. Mereka adalah Syarif Habib Hussein Alqadrie, Syarif Idrus, Syarif Abdurrakhman As Sagaf dan Syarif Akhmad. Ketiganya melakukan perjalanan ke negeri-negeri Timur untuk menemukan daerah subur sekaligus menyebarkan agama Islam. Selama dalam perjalanannya itu, mereka menetap paling lama di Palembang. Bahkan Syarif Idrus dinikahkan dengan putri Sultan Palembang
Melansir pada laman karimunting, Syarif Idrus mendirikan permukiman baru dan didatangi banyak orang. Suku Dayak pun tertarik pada permukiman tersebut. Lama-kelamaan permukiman menjadi semakin besar. Pada tahun 1722, warga sepakat mengangkat Syarif Idrus sebagai pemimpin.
Karena semakin makmur, wilayah ini sering kedatangan perompak. Syarif Idrus membangun kubu berupa benteng pertahanan untuk mengatasinya. Sejak benteng dibangun, wilayah ini mulai dikenal dengan sebutan Kubu, yang kemudian menjadi Kesultanan Kubu. Kesultanan ini berakhir ketika diruntuhkan secara paksa oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda.
Melansir dari berbagai sumber,
Maria Alexandra Fedho/Litbang MPI
(Qur'anul Hidayat)