Prof. Murdani menjelaskan bahwa endoskopi disarankan dilakukan bagi pasien dengan diagnosis penyakit dalam tertentu.
“Misalnya pasien dengan batu empedu, radang pankreas baik jenis akut maupun kronis, cedera atau komplikasi pembedahan pada empedu dan pankreas, pseudokista pankreas atau sejenis kista yang terbentuk akibat komplikasi pankreatitis, tumor atau kanker pada saluran empedu maupun pada pankreas. Jika memungkinkan, prosedur ini bisa sekaligus bertujuan sebagai terapi dalam menangani masalah yang terjadi,” ujarnya.
Chief Operating Officer Eka Hospital Goup, drg. Rina Setiawati, mengatakan bahwa peluncuran DIVINE merupakan manifestasi dari upaya Eka Hospital Group dalam menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia.
“Kami berupaya mendukung Pemerintah Indonesia untuk memberikan opsi layanan kesehatan terbaik di dalam negeri yang dapat diakses oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, layanan-layanan kesehatan yang didukung dengan kelengkapan berupa State-of-the-Art Medical Equipment, pelayanan yang sifatnya specialized, personalized, cost effective dan tentunya mengutamakan quality of care, akan terus kami hadirkan di Eka Hospital Group,” ujarnya.
Menurut Dokter Rina, DIVINE berfokus pada dua layanan utama yaitu diagnostic & therapeutic.