Cerita Pemakaman Gus Dur, Sang Putri Negoisasi dengan Panglima TNI Agar Kiai Dapat Sholat Jenazah

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 04 April 2022 03:30 WIB
Gus Dur (Foto: Ist)
Share :

Kisah lainnya diceritakan KH Husein Muhammad atau Buya Husein. Sahabat Gus Dur itu menceritakan detik-detik Gus Dur dimakamkan. 

Catatan berjudul 'Langit Desember yang Murung' yang diunggah di akun Dacebook dan Instagram pribadinya. Kemudian, diunggah ulang akun Instagram resmi Jaringan Gusdurian mengisahkan prosesi pemakaman Gus Dur.

"Dini hari yang sejuk, jam 03.00, ketika saya tiba, di jalan Warung Sila sampai rumah duka, karangan bunga berwarna-warni, tanda duka cita, berjejer tak berjarak, berserak dan bertumpuk, bagi Presiden ke-4, bukan Mantan Presiden. Saya tak bisa menghitung jumlahnya," tulis Buya Husein.

Beberapa jam sebelumnya, lanjut Buya Husein, jalan menuju rumah duka di Ciganjur, macet total. Ratusan kendaraan dan pejalan kaki seakan tak bergerak, stagnan.

Mereka sengaja datang ke rumah Gus Dur untuk menyambut kedatangan sekaligus takziah ke keluarga Gus Dur. Ketika Buya Husein tiba di sana, ia menyaksikan ribuan orang masih berjaga di ruang-ruang di sekitar rumah duka.

Masjid Al-Munawwaroh, tempat Gus Dur mengaji kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah seorang sufi besar, dan kitab-kitab lain, masih gemuruh dengan bacaan ayat-ayat suci Alquran.

"Saya segera masuk rumah. Jenazah sudah dibaringkan. Wajah Gus Dur yang tertutup kelambu putih yang tipis, terlihat jelas, seakan-akan sengaja dibiarkan agar para pelayat bisa melihatnya," ujarnya.

"Saya segera mendapat giliran entah untuk yang ke berapa puluh kali, memimpin shalat janazah, tahlil dan berdoa,” imbuh Pengasuh Pesantren Dar Al-Tauhid Arjawinangun, Cirebon, Jawa Barat itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya