Suatu ketika, trem tersebut melaju kencang di atas relnya. Tapi tiba-tiba, ada becak yang dikayuh orang Madura berhenti di lintasan rel itu.
Jarak antara trem dan becak hanya tinggal 15 meter. Dengan gugup dan susah-payah, masinis menekan rem sehabis-habisnya. Dan trem berhasil terhenti hanya beberapa inci dari becak.
Sang masinis marah dan penuh emosi, ia melotot dan berteriak kepada tukang becak itu: ‘Hai! Kamu kok berdiri di situ?! Tidak bisa mundur?!’
Dengan tenang, tukang becak itu menjawab: “Saya bisa. Sampean enggak.”
Orang Madura dilawan.......
(Angkasa Yudhistira)