Ini Alasan Jokowi Tunjuk Megawati Soekarnoputri Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

Kiswondari, Jurnalis
Rabu 20 April 2022 17:16 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Foto : Dok Okezone)
Share :

JAKARTA – Megawati Soekarnoputri mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuknya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selama ini publik masih banyak yang mempertanyakan mengapa Jokowi menunjuk Ketua Umum PDIP itu sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

“Saya harus menceritakan sedikit karena ini sangat penting, banyak orang bertanya terutama kenapa Bu Mega yang ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN. Jadi saya mesti menceritakan pada kesempatan ini kronologinya,” kata Megawati dalam acara 'Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA, Setahun BRINteraksi' secara daring, Rabu (20/4/2022).

Ia menambahkan, sewaktu menjadi Anggota DPR khususnya di Komisi IV, dirinya seringkali berkeluh kesah mengenai masalah riset. Pasalnya, selama ini anggaran riset nasional tidak pernah sampai 1% dari APBN.

“Padahal saya selalu memasukkan di dalam sebagai salah seorang anggoata DPR. Di Komisi IV itu pertanian, kehutanan, peternakan, transmigrasi. Bagaimana melakukan suatu hal kalau risetnya keuangannya itu minim sekali,” ungkapnya.

Baca juga: BRIN Dikritik Akan Dibawa ke Politik, Megawati: Saya Ini Sangat Taat Aturan!

Presiden kelima Indonesia itu mengungkapkan kedekatannya dengan almarhum BJ Habibie. Habibie, kata dia, merupakan orang mengetahui persoalan riset Indonesia.

Baca juga: Megawati Tiba-Tiba Semprot Mendagri Tito Karnavian, Ada Apa?

“Saya sampai mengenal Pak Habibie dengan baik, beliau orangnya mendengar, tidak melulu melalui komisi berbicara mengenai riset tapi saya sangat aktif berbicara urusan riset dan tentu dalam sisi pendanaan,” ucap Megawati.

Sehingga saat pemerintahan Presiden Jokowi dirinya mengusulkan agar pemerintah memaksimalkan riset untuk memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut dia, bangsa Indonesia banyak orang pintar namun kerap tak terfasilitasi lantaran minimnya anggaran riset nasional. Lalu, Megawati Soekarnoputri pun mengusulkan agar anggaran riset bisa ditambah.

“Saya nyuwun sanget bapak, di dalam hal yang lain-lain karena itu yang ingin saya bicarakan masalah riset. Riset itu benar-benar saya sendiri tidak mengerti orang pinter Indonesia itu banyak, anak Indonesia pinter-pinter itu banyak tapi kenapa ya dalam hal riset dan pembicaraan untuk proses APBN dan APBD tentunya itu urusan riset itu sepertinya di belakang, terbelakangkan,” ungkapnya.

Presiden RI kelima itu mengungkapkan bahwa pertemuan antara dirinya dengan Jokowi cukup sering, hingga akhirnya Jokowi selalu menanyakan mengenai riset dan inovasi saat berdiskusi dengan dirinya.

Baca juga: Humor Gus Dur: Ketika Jari Kelingking Kejepit Pintu Mal dan Didesak ke Rumah Sakit

Ia menambahkan bahwa sebuah pemerintahan harus memiliki satu tatanan dari pengelolaan riset dan inovasi dengan dukungan anggaran 1-1,5 persen dari APBN. Apalagi pemerintah memiliki sejumlah lembaga riset yang ada di kementerian dan lembaga.

“Sehingga tidak tahu goalnya mau kemana," ucap Megawati.

Baca juga: Presiden Jokowi Tunjuk Megawati Jadi Dewan Pembina Duta Pancasila Paskibraka

Saat berdiskusi dengan Megawati Soekarnoputri itu, Presiden Jokowi sempat meminta usulan tentang penguatan riset yang dilakukan pemerintah.

"Saya bilang yang namanya tatanan riset ini cukup satu aja, one for all. Langsung beliau bilang 'oh, gitu bu'. Saya bilang itu terserah bapak sebagai kepala negara,” ungkap Megawati.

Hingga pada akhirnya Megawati Soekarnoputri dihubungi oleh Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat berlibur di Jepang, bahwa Presiden Jokowi mencari dirinya untuk segera dilantik sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya