Dunia Hadapi Ancaman Kelaparan

Agregasi VOA, Jurnalis
Jum'at 06 Mei 2022 12:01 WIB
Foto: Reuters.
Share :

GLOBAL Network, aliansi lembaga-lembaga kemanusiaan dan pembangunan, memperingatkan bahwa jumlah orang yang menghadapi kelaparan akut di seluruh dunia tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan. Jaringan itu, yang mencakup Uni Eropa, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, dan Program Pangan Dunia, menyerukan aksi untuk mengatasi krisis yang mengancam nyawa tersebut.

BACA JUGA: Pilu Warga Afghanistan, Rayakan Lebaran di Tengah Bencana Kelaparan

Aliansi itu mengatakan bahwa sekira 193 juta orang di seluruh dunia mengalami kelaparan ekstrem tahun lalu. Lebih dari setengah juta dari mereka yang berada di ambang kelaparan itu terdapat di Ethiopia, Madagaskar selatan, Sudan Selatan, dan Yaman.

Para penulis laporan tersebut memperingatkan krisis akan memburuk tahun ini. Mereka mengatakan pemicu utama kerawanan pangan - konflik, perubahan iklim, dan pandemi Covid-19 - mendorong semakin banyak orang ke dalam kemiskinan. Mereka mengatakan orang tidak mampu membayar harga makanan.

Direktur eksekutif Program Pangan Dunia, David Beasley, menyebutnya sebagai badai yang sempurna. Dia mengatakan semua kemajuan yang telah dicapai dalam memberi makan orang miskin, lenyap karena apa yang terjadi di Afghanistan, Ethiopia, dan sekarang Ukraina.

“Kalau kita lihat ke seluruh dunia, 276 juta orang berbaris menuju kelaparan. Dan kini sumber pangan dunia kita berubah menjadi sasaran bantuan pangan. Siapa yang pernah menyangka bahwa kita akan mengalami ini dalam masa hidup kita. Migrasi massal terjadi dari Ukraina. Dan itu akan menghancurkan situasi ketahanan pangan di seluruh dunia,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya